Postingan

Menampilkan postingan dengan label KERJA

MEMELUK KEBINGUNGAN(part 4)

Kesimpulan yang diambil secara paksa oleh kicau burung. "Sialan...........aku harus memulai dari awal untuk mampu menemukan sosok sang penemu kehidupan." Aku sangat kecewa dengan tingkah burung tersebut. ketika ia menatap ke arah burung yang berkicau, ternyata hanya seekor burung perkutut. Aku mengambil batu untuk melempar burung tersebut namun sebelum melancarkan serangan, perkutut itu telah meninggalkanku. "Dasar kaum tak berpendidikan, tak punya peradaban, tak punya nalar dan perasaan. Kalian tidak pernah merasakan masamnya keringat yang mengucur atau terik yang memanggang kulit. Dasar pencuri yang tak tau malu" Sangat tampak kemarahan di sekujur tubuhku. Sedangkan Duran telah kembali ke kebun jagungnya untuk melanjutkan pekerjaan. Diantara pohon jagung yang tumbuh Duran duduk sambil menyulut sebatang rokok yang diambilnya dari kantong Daren. Duran kembali memikirkan Daren yang mulai menjaga jarak dengannya. Seorang sahabat yang selalu berada dalam lingkaran ...