Postingan

Menampilkan postingan dengan label pencarian

PENARI SENJA

Perkumpulan yang dibentuk oleh kaum penari senja begitu solid dan pergerakannya sangat apik. Mereka mulai menyusun strategi untuk memisahkan diri dari masyarakat Daguarga dan meninggalkan kampung tersebut. Tentu usaha ini tidak berjalan dengan mudah layaknya menekan remote control untuk mengganti saluran televisi. Namun dengan kesabaran dan ketabahan, mereka menjalankan dan menyusun rencana agar proses pemisahan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Bapak Fandes, selaku ketua perkumpulan mengajak para penari senja untuk menyerahkan atau menjual semua barang pribadi yang digolongkan dalam barang-barang sekunder. Hal ini bertujuan agar perjalanan untuk mencapai tempat yang baru tidak dibebani dengan berbagai barang tersebut. Proses pelepasan barang terebut dapat dilakukan dalam tiga cara; menjual barang kepada penduduk kampung, memberikan secara gratis kepada salah seorang penduduk kampung yang dinilai sebagai orang yang sangat membantunya dalam kehidupan, atau membuang baran...

GADIS YANG BERKALUNG KERANG(A)

Semenjak berkenalan dengan gadis yang bermukim di sekitar lembah Rosienly ini, aku selalu mendapatkan penglihatan mengenai lautan beserta dengan segala yang berada di dasar lautan. Penglihatan ini menimbulkan berbagai pemikiran mengenai gadis tersebut. Dari pemikiran yang dapat dicerna oleh akal sehat sampai kepada pemikiran yang selalu menghuni alam khayal. Tentu aku harus menyelidiki fenomena yang sedang meletakan perlengkapan hidupnya di sekitar tempat tinggalku. Mengadakan penyelidikan di lembah Rosienly berarti harus menyiapkan perlengkapan dengan sebaik-baiknya. Dari perlengkapan fisik sampai kepada perlengkapan non-fisik. Karena lembah Rosienly sangat peka dan sensitif dengan kehadiran manusia. Terkadang aku mendengar cerita bahwa lembah Rosienly adalah penjelmaan dari seorang bidadari yang tidak kembali ke khayangan. Bidadari ini telah bersumpah untuk mengubah dirinya menjadi lembah sebab para saudaranya meninggalkan dirinya ketika mereka berjalan di sekitar perkebunan mawar. D...