Postingan

Menampilkan postingan dengan label penari senja

PENARI SENJA

Rencana untuk meninggalkan kampung pada saat bulan berwarna coklat bertujuan agar para penduduk tidak dapat mengadakan ritual. Tentu akan menyebabkan kekacauan yang amat sangat apalagi ritual ini sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat, ritual ini juga merupakan waktu untuk mengambil keputusan-keputusan peting dalam kehidupan bersama. Bahwa ada isu yang beredar, dimana para tetua kampung akan mengambil keputusan untuk menghukum para penari senja karena telah mengadakan perkumpulan dan pertemuan secara rahasia. perkumpulan ini diketahui oleh para tetua karena salah seorang anggota penari senja yang kalah dalam pemilihan ketua. Akibat sakit hati, ia membocorkan perkumpulan rahasia tersebut kepada para tetua namun mengenai rencana untuk meninggalkan kampung pada saat bulan berwarna coklat tidak diketahui olehnya. Suatu kebetulan, dimana para penari senja mengetahui bahwa perkumpulan mereka telah diketahui oleh para tetau. Salah seorang penari senja mendengar percakapan dari sa...

PENARI SENJA

Adakah mereka masih menari ketika berbagai warna yang muncul pada saat jalinan hujan berahkir? Masihkah mereka mengenakan kostum perak ketika suara burung Minerva mulai bermunculan di sekitar kaki langit? Di sekitar perputaran musim yang melahirkan begitu banyak suasana, pada perpindahan angin yang menerbangkan rerumputan kering, pada geladak perahu tak bercadik terdengar suara parau para pelaut klasik yang berceracau tentang gelombang dan arus, dan di antara lolongan bintang liar tersembul suatu prahara tentang para penari senja. Perputaran musim yang melahirkan begitu banyak suasana namun masih ada kebingungan yang ditinggalkan oleh musim untuk para penari senja. Perpindahan angin yang menerbangkan rerumputan kering namun para penari senja menjadi tumbal dari perpindahan angin tersebut. Geladak perahu tak bercadik menampung segenap keluhan dari para pelaut. Sedangkan para penari senja tidak mempunyai tempat untuk menumpahkan persoalan yang melingkupi kesehariannya. Kaum penari senja ...

TATANTI XIII

Aku hanya menjauh dari tatapan kakek tetapi tidak meninggalkan halaman rumahnya. Tempat yang kutuju adalah taman Lavender, disana segala kepenatan pikiran dan raga dapat teratasi dengan menghirup aroma Lavender yang dihempaskan oleh sepoi. Keharuman Lavender begitu mendamaikan, bahkan para nyamukpun akan dimabukan oleh keharumannya. Lorong-lorong yang kulewati di taman Lavender mengingatkan akau akan kakek. Biasanya aku menggandeng tangannya, ia tidak pernah bertingkah seperti tadi. Malahan sang kakek akan mengatakan bahwa ketuannya telah mengeruk segala otot dalam tubuhnya. Satu hal yang selalu terpatri dalam benak adalah perkataan kakek tentang taman Levender. "Nak; hanya engkau yang boleh kuijinkan untuk masuk kedalam taman ini, sesampainya aku membangun dan memelihara taman ini karena dalam warna matahari senja aku membaca bahwa akan ada seorang anak yang menggantikan aku untuk melanjutkan tradisi menjaga warna matahari. Aku belum dapat memastikan bahwa engkaulah yang dimaksud...