ALAM BAYANGAN (6)
“dasar pemikiran yang kau sampaikan selalu mengacu pada pengalaman pribadi. Seandainya engkau meletakan pengalaman dan membiarkannya berada dalam kesendirian kemudian mengambil pola pemikiran yang disediakan oleh roh kehidupan, tentu akan muncul pemahaman terhadap rutinitasku di alam bayangan.” Ia berhenti untuk meneguk segelas air, mengambil sepotong roti dan memakannya. Sendis juga mengikuti perbuatan dari Sani. Setelah keduanya menghabiskan satu potong roti dan meneguk segelas air, Sendis memukul kening Sani dengan seulas senyum sembari berkata; ”pembicaraan ini harus disudahi, memang kita belum menemukan kesimpulan tetapi hal itu tidak menjadi suatu persoalan yang mendasar sebab esok masih mampu meyediakan ruang dan waktunya bagi kita untuk membahas topic ini. Sesampainya aku menghentikan pembicaraan ini dikarenakan oleh keseharian telah memanggilku untuk berjalan bersamanya. Aku mengharapakan agar engkau tidak kecewa dengan keputusan ini.” “setiap persoalan harus diselesaikan seb...