Postingan

Menampilkan postingan dengan label alam bayangan

ALAM BAYANGAN(5)

Sani memecah keheningan dengan berkata”alam bayangan yang kumasuki merupakan syarat yang harus kulakukan untuk menemukan potongan-potongan Eden , di sana gambaran Eden dapat dilihat dengan jelas. Menurutku penilaian yang kau berikan kepadaku perihal aktifitas di alam bayangan, sangat bertolak belakang dan sangat jauh dari kebenaran. Aku tidak mempersalahkan dan menuntut engkau karena penilaian itu, ingatlah bahwa alam bayangan adalah gambaran dunia ketika diciptakan. Bahwa aku tidak terlibat secara aktif dalam dunia yang kau katakan dikarenakan bahwa dunia membutuhkan pertolongan dari anak-anaknya sebab ia dalam keterlukaan. Secara sadar harus diakui; kepribadian yang sedang kubentuk belum layak untuk berpartisipasi secara aktif di dalam dunia. Dan memasuki dunia yang kau katakan membutuhkan kepribadian yang kuat dan tangguh, dapat bertahan ketika dunia sedang mencucurkan air mata.” Sendis tertunduk, menatap lantai yang berwarna coklat. Entah memikirkan perkataan Sani atau memik...

ALAM BAYANGAN(3)

“alam bayangan hanyalah ungkapan dari kekosongan dan bentuk ketakmampuan seseorang untuk memberikan dirinya kepada kehidupan. Ia yang mengabdikan diri kepada alam bayangan merupakan manusia yang dilahirkan sebelum waktunya sehingga ia tidak sanggup untuk memahami tentang dunia ini.” Begitulah Sendis berkata kepada dirinya. Sikap yang ditunjukan oleh Sani sangat dibenci oleh Sendis, pernah ia berpikir untuk meninggalkan Sani agar tidak terkontaminasi oleh alam bayangan. Pada kesempatan lain, dimana mereka berdua duduk dan saling berbagi tentang keseharian, Sendis berkata; “engkau hanyalah sosok yang terlahir karena suatu kecelakaan, dimana dunia tidak pernah berpikir untuk menerima adamu. Hadirmu adalah elegy bagi kehidupan, langkahmu adalah parade yang termaktub pada malam dengan satu bintang yang bersinar, suara dan tingkahmu tidak akan mampu menjinakan kerbau liar yang berkeliaran di hutan ini. Nyanyian yang tersembul dari pita suaramu tidak sanggup diserap oleh lembah. En...

ALAM BAYANGAN(2)

Dan berdasarkan penalaran yang logis, dikatakan bahwa dalam berkomunikasi dibutuhkan lawan bicara atau orang lain agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar. Dalam hubungan komunikasi tersebut seseorang orang akan mengemukakan pandangnya berupa informasi atau pernyataan dan lawan bicaranya akan menanggapi pandangan tersebut. Tetapi ada juga yang mengungkapkan pandangannya kepada dirinya sendiri kemudian ia sendiri menanggapi pernyataan tersebut. Ambil saja contoh tentang para pemikir atau perenung yang mengungkapkan pernyataan kepada dirinya kemudian sendiri menanggapi pernyataan tersebut. Selain itu, orang-orang yang selalu berefleksi atau berkhayal, mereka berkomunikasi dengan dirinya tentang pernyataan-pernyataan yang menari-nari dalam benak atau Para biarawan atau biarawati yang biasanya memasuki kesendiriannya untuk merenung. Mungkin Feuerbach mendasarkan pandangannya pada komunikasi yang dilakukan setiap orang kepada dirinya sendiri. Pandangan jenis ini memang dapat dibenarkan ...

KEHARUMAN MAWAR

“Jemput saya di jembatan kanal timur pada pukul empat petang”, itulah kalimat yang terucap dari pita suara Sendis sebelum meninggalkan Sani yang masih bergelayut di alam bayangan. Dari nada dan gaya berbicaranya dapat dipastikan bahwa Sendis tergolong dalam wanita-wanita yang dilahirkan dengan menyertakan sebagian dari keharuman mawar. Dimana keharuman mawar itu dapat memaksa para pendengarnya untuk selalu menganggukan kepalanya sebagai tanda setuju untuk setiap perkataan yang terucap dari mulutnya. Keharuman mawar yang tertambat padanya akan memabukan setiap orang yang berkomunikasi dengannya. Setiap orang yang pernah berjumpa dan berkomunikasinya dengannya akan selalu mengingat dan mengenangnya. Mereka tidak akan pernah melupakan kalimat permintaan atau permohonan yang terucap dari mulutnya. Orang-orang akan merasa bersalah jika melupakan permintaan yang pernah ia ucapkan. Sendis tidak pernah menyadari bahwa ia memiliki keharuman mawar. Pikirnya, orang-orang yang menuruti perminta...