GADIS BERKALUNG KERANG(C)
Gadis berkalung kerang masih mengitari lembah, bola matanya begitu liar dan ekspresi wajahnya seperti seorang anak kecil yang terjebak di dalam gua. Sorot matanya mengungkapkan ketakutan dan memohon pertologan dari siapa saja yang dijumpainya. Aku mengikutinya dan memperhatikan dengan saksama setiap gerak tubuh yang dimunculkannya. Dari kejadian ini aku mengambil kesimpulan sementara bahwa gadis ini dikorbankan untuk penjaga lembah ini. Sungguh suatu fenomena yang langka dalam peradaban ini, dimana cerita mitos, legenda dan sahabat-sahabatnya hanyalah kebelakaan. Mungkin ini tidak berlaku bagi masyarakat yang berpegang teguh pada kebiasaan leluhur, mereka menolak setiap wajah dari peradaban dan selalu berusaha untuk menjauhinya. Kembali kepada persoalan si gadis; Ia masih berjalan di lembah dengan wajah yang tidak berubah namun tidak ada tanda-tanda akan adanya penjaga hutan yang muncul untuk menyantap sesajen yang disiapkan. Bagaiamana mungkin kalimat dapat dituliskan di sekitar wa...