Postingan

SEBELUM TENGAH MALAM

Aku bilang tokoh ini dapat hidup karena diciptakan oleh sebuah skenario film yang telah ditulis ayahnya. Memang ayahnya telah meninggal sebelum melihat ia bersama tali pusatnya. Tokoh ini juga berhasil hadir sebab skenario bapaknya telah diberi mantra oleh paranormal. Kehadirannya memang sebuah kesengajaan-tapi bukan kesengajaan seperti aku dihadirkan-lebih tepat jika ia diciptakan oleh bapaknya. Memang semua diciptakan oleh bapaknya juga oleh ibunya tetapi tokoh kita ini diciptakan secara tidak normal. Kalian pasti mengerti maksud saya, jadi tidak perlu saya bertele-tele menjelaskannya. Hal itu hanya akan menambah panjang baris-baris tulisan, yang tentunya kalian juga akan bosa membacanya. Aku bilang begitu karena banyak orang sangat sulit untuk membaca, bukan karena buta huruf loh........biarlah kalian menebaknya. aku takut salah jika menuliskannya. Baiklah; kita langsung masuk ke tokoh yang telah dideskripsikan di atas. Ia dilahirkan hanya atas kehendak dari ayahny...

MAAFKANLAH AKU YANG MELUPAKAN MU

Sudah 12 purnama kita hanya saling mendengar kabar dari kejauhan, tidak lagi kurasakan dinginya air kolam kotor mu yang dihuni oleh ikan-ikan air tawar, dari beberapa jenis ikan aku hanya mengetahu ikan patin(inipun kalau aku tidak salah). Sudah begitu lama kita tidak saling berbagi tentang cerita harian, aku merindukanmu, merindukan segala yang pernah kau torehkan pada sepenggal kebersamaan kita. Kita berpisah bukan karena ketidaksukaan padaku terhadap kelakuanmu, kita berisah bukan juga atas omelan yang sering kau lontarkan, kita berpisah karena aku takut akan melukaimu, memerahkan kulitmu saja aku sudah tak sanggup.Meskipun demikian aku selalu merindukanmu. Maafkanlah aku yang tidak memberikan ucapan pada hari kelahiranmu. Ini bukan sebuah kesengajaan tetapi ketidaktahuanku dan kelupaan terhadap harimu. Tolong maafkan aku. Kepada sekalian yang telah menyusuiku kala aku masih balita, kepadamu hanya ada kata maaf dan terima kasih karena aku tak sanggup membalas semua ja...

LELAKI YANG BERUSAHA MENGHIDANGKAN ANGGUR (H)

"Bagaimana mungkin anak ini dapat melakukan kegiatan layaknya seorang pemilik atau pembantu rumah?" Ibu Marti yang terkaget menyaksikan pemandangan langka di rumahnya, hanya berdiri dengan keheranan. Hal seperti yang dilakukan oleh Arthe dipandang sebagai kegiatan yang aneh. Seorang tamu yang diajak menumpang di rumahnya dapat bangun pada pagi-pagi buta dan melakukan pekerjaan rumahan. "Nak, biarkanlah peralatan makan itu dibersihkan oleh para pembantu dan anak wanita!" "Minta maaf bu, saya telah menimbulkan keributan sehingga membangunkan ibu. Mungkin ibu marah karena tingkahku, tapi kebiasaan ini telah tertanam kuat dala diriku!" Ibu Marti mengajak Arthe keluar dari dapur dan berjalan ke arah depan rumah. Di serambi mereka duduk di atas kursi rotan yang dipenuhi dengan titik embun. Arthe menuju ke dalam rumah untuk mengambil kain agar dapat menyingkirkan titik embun yang sedang tertidur di atas kursi sebelum titik-titik embun itu berkeluh dan mengeluarka...

KEMBALINYA MASA LAMPAU

Ada yang bilang bahwa kembalinya masa lampau akan menimbulkan kesakitan, ada juga yang mengatakan bahwa kembalinya masa lampau akan membantu kita untuk merefleksikannya. Yah.....kembalinya masa lampau tentu memiliki dua sisi di atas, dengan keberadaan masa lampau pada masa kini sanggup untuk menetaskan mimpi yang masih berkelana di tapal batas. Eh....ia bukan menetaskan tetapi merealisasikan mimpi yang sedang menunggu dalam kesabaran. Kisah tentang kembalinya masa lampau menceritakan tentang rasa yang bergandeng dengan mimpi, keduanya begitu layaknya sepasang kekasih yang berada dalam semangat untuk berpelukan, memang kisah tentang kembalinya masa lampau juga berhubungan langsung deng an rasa dari pria dan wanita. Ini tentang cinta, ini tentang kasih, ini tentang kemesraan, dan ini tentang kesetiaan. Kembalinya masa lampau tidak menuntut untuk diperhatikan secara khusus, keberadaan masa lampau dalam genggaman masa kini juga tidak pernah mengharapkan agar dicurahkan waktu sepenuhnya. Ke...

GADIS BERKALUNG KERANG(C)

Gadis berkalung kerang masih mengitari lembah, bola matanya begitu liar dan ekspresi wajahnya seperti seorang anak kecil yang terjebak di dalam gua. Sorot matanya mengungkapkan ketakutan dan memohon pertologan dari siapa saja yang dijumpainya. Aku mengikutinya dan memperhatikan dengan saksama setiap gerak tubuh yang dimunculkannya. Dari kejadian ini aku mengambil kesimpulan sementara bahwa gadis ini dikorbankan untuk penjaga lembah ini. Sungguh suatu fenomena yang langka dalam peradaban ini, dimana cerita mitos, legenda dan sahabat-sahabatnya hanyalah kebelakaan. Mungkin ini tidak berlaku bagi masyarakat yang berpegang teguh pada kebiasaan leluhur, mereka menolak setiap wajah dari peradaban dan selalu berusaha untuk menjauhinya. Kembali kepada persoalan si gadis; Ia masih berjalan di lembah dengan wajah yang tidak berubah namun tidak ada tanda-tanda akan adanya penjaga hutan yang muncul untuk menyantap sesajen yang disiapkan. Bagaiamana mungkin kalimat dapat dituliskan di sekitar wa...

LELAKI YANG BERUSAHA UNTUK MENGHIDANGAKAN ANGGUR (G)

Arthe terlelap dengan menenakan pakaian yang telah berhari-hari membungkus tubuhnya, hal ini sangat kontras dengan selimut yang juga membungkus tubuhnya. Arthe menggunakan selimut karena udara yang dingin. Mungkin selimut merasa terganggu dengan bau tubuh Arthe(sesuatu yang tidak mungkin) Panggilan dari ibu Marti tidak didengar oleh Arthe sehingga ibu Marti mencurigai keberadaan dari Arthe di dalam rumahnya dan menyesal telah mengundang Arthe untuk menginap di rumahnya. Sangat jarang ibu Marti mengundang tamu untuk menginap di rumahnya, sesampainya ia mengudang Arthe ke rumahnya disebabkan oleh nasihat dari seorang ibu yang tanpa sengaja menabraknya di pasar. Arthe terlelap sampai pagi menghampirinya, ia segera membersihkan diri dan menuju ke dapur untuk memanaskan air agar dapat digunakan untuk menyeduh kopi. Dapur dalam keadaan sunyi padahal kokok ayam sudah tidak terdengar, sembari menunggu airnya panas Arthe membersihkan semua perabotan makan dan masak yang berserakan di tempat cuc...

TATANRI XXIV

Mampukah kesendiran menafsirkan setiap motif yang tergambar di dinding, ditambah dengan bayangan sahabatku yang juga menyatu dengan motif-motif tersebut. Tidak ada yang dapat diajak untuk berdiskusi, tidak ada yang berkunjung atau meminta sesuatu pada rumah ini. Keberadaan kami tidak didaftar dalam buku induk di kantor desa, mungkin seksi tata desa tidak memetakan rumah ini. Bagaimana bertahan daalm keadaan ini? Sahabat yang menjadi lawan bicara sekaligus partner yang cocok dalam segal hal telah pergi dan hanya menyisahkan bayangan yang melekat dengan motif-motif di dinding rumah. Alasan dari kepergiannyapun tidak dikatakan dengan jelas, ia hanya berpesan bahwa setiap subuh aku harus berhasil untuk menafsirkan salah satu motif. Menafsirkan motif merupakan pekerjaan yang sangat berat sebab motif tersebut berjumlah ribuan dan satu motif dilukis dengan beberapa cara yang berbeda dan warna yang berbeda pula. Sehingga satu motif bisa menghasilkan lebih dari 20 lukisan. kesendirian tidak men...