Jumat, 30 Juli 2010

LELAKI YANG BERUSAHA UNTUK MENGHIDANGKAN ANGGUR(A)

Arthe berusaha untuk memberikan secangkir anggur kepada ayahnya ketika sang ayah mulai ditemanni dengan warna senja. Sebab anggur merupakan kekasih yang tidak dapat dipisahkan dari sang ayah sejak ibunya mengunakan pakaian yang ditenun oleh penenun pada saat malam. Secangkir anggur yang hendak diberikan oleh Arthe juga merupakan suatu usaha untuk mendekatkan kata pengabdian kedalam pikiran sang ayah sebab angin pagi siang telah menerbangkan kata tersebut dari kenangan sang ayah terhadap dirinya. Namun kehendak baik itu tidak akan telaksana jika Arthe masih mengijinkan wajahnya untuk ditatap oleh ayahnya dan masih merebahkan tubuh di kamar yang bersebelahan. Kedekatan yang diusahakan oleh Arthe ini semakin mengurangi ketertarikan dari sang ayah terhadap dirinya dan membangunkan kebencian yang sedang tertidur lelap. Ada juga air mata yang menyibak retina sehingga wajah keriput itu hilang kecerahannya.

Jika Arthe hendak memberikan anggur maka ia harus menyembunyikan wajahnya dari tatapan sang ayah. Salah satu usaha untuk menyembunyikan wajah adalah memanggil kesendirian unrtuk menemani ayahnya ketika ia duduk di pelataran rumah. Kesendirian yang telah dipanggil harus diajari tentang sikap dan sifat dari sang ayah agar ia tidak menimbulkan kekacuan ketika mereka berada bersama. Setelah kesendirian menciptakan kebersamaan diantara mereka, Arthe harus mengisi segala perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan suatu perjalanan. Lebih tepat dikatakan sebagai suatu pencarian sebab perjalanan terkadang diperuntukan untuk kesenangan.

1 komentar:

Ferdinand mengatakan...

Wah koQ gtu ya Sob....berusaha diam dan ga menatap mata ayahnya hhe....