Kamis, 01 Juli 2010

AKU YANG DICINTAI OLEH ABJAD (Part 2)

Aku meminta bantuan dari kalian agar mampu memberikan jawaban terhadap kegundahan yang sedang menyertai malam ini.

Mungkin aku agak gila dengan cerita ini. Sebenarnya aku berharap dapat menulis seperti seorang Nietzche yang sangat kaya akan metafora-metafora atau hendak menulis seperti Paulo Cuelho yang berisi tentang kisah-kisah yang menginspiratif dan religius. Jika demikian; aku sudah menjadi gila karena menduplikasi atau menyadur dari gaya orang lain.

Aku berdoa agar roh dari abjad mampu turun dan berdiam dalam diriku. Kehadirannya akan memberikan ide-ide yang dapat aku gunakan untuk menuliskan cerita ini. Setelah roh itu hadir dan berdiam dalam diri, aku akan berusaha agar ia tidak akn pernah meninggalkan diri ini. Aku akan mengunakan segala cara untuk membuat ia merasa nyaman dan bahagia.

Sebaiknya aku menjalin cinta dengannya. Jika ada kesempatan aku akan bersetubuh dengannya. Setalah menjalin cinta dan bersetubuh maka aku melanjutkan dengan pernikahan. Sampai pada tahap ini aku sangat yakin bahwa ia tidak akan meninggalkan aku. Tetapi belum tentu sebab aku tidak mengetahui tentang latar belakang dari roh tersebut. Mengenai perilaku dan sifat, keluarga, pengalaman hidup, dan agama yang dianutnya.

Aku benar-benar sudah gila. Bagaimana mungkin roh mempunyai latar belakang keluarga, pengalaman hidup, dan agama?
Dasar, penulis yang tidak memiliki pengalaman yang banyak.
Aku gila atau sadar?

2 komentar:

Ferdinand mengatakan...

Sepertinya masih sadar Sob....masa tulisan bagus kaya gini dibilang ga sadar hhe......

slam knal sekalian Sob.....Aku Follow juga(Dj Site)...Follow balik ya Sob thnx....

Semangat!!!

ronneycerita mengatakan...

ok. pasti gw follow